Bisa dibilang ini adalah blog ketiga yang saya punya setelah dua blog sebelumnya dihapus, karena ada urusan personal, nah tapinya ternyata saya masih butuh media tulis lain, meskipun tulisannya dibaca orang atau engga hehehehe...
Daun..
Kenapa daun?
Kenapa daun?
Daun adalah
salah satu elemen dari sekian banyak elemen atau aspek yang kita bisa jumpai
pada bumi ini..
Sebagai salah satu unsur yang tumbuh, berkembang dan hidup pada bumi..
Mengambil
unsur sari kehidupan lewat akarnya yang tertanam pada tanah, membiarkan
tubuhnya menerima paparan sinar matahari, menyerap karbondioksida dan bersama
air ia mengubahnya menjadi oksigen..
Manis, dari
sekian banyak tumbuhan yang tersedia.. Beliau memilih tumbuhan manis itu
sebagai bahan percobaannya..
Pencampuran,
ekstraksi, pengujian, penyimpanan, penyulingan dilakukannya agar menjadi unsur
yang lebih berguna bagi banyak pihak..
Dan ia
mengabadikan tumbuhannya menjadi saya..
Matahari..
Sosok superior yang menyinari bumi.. Panas jika tidak bisa dikontrol dengan baik, hangat jika perlakuan kepadanya tepat, dingin jika ia lebih memilih untuk berpaling..
Matahari dibutuhkan daun untuk melakukan proses fotosintesis, agar ia bisa tumbuh dan berkembang.. Namun ia juga bisa mematikannya dengan panasnya yang menyengat atau ketiadaannya dalam harinya..
Daun dan Matahari..
Sepenggal
cerita fiksi atau nyata berlebihan yang dituliskan saya.. Tujuannya hanya
untuk memuaskan hasrat saya untuk menulis tanpa perlu kritikan, pujian atau
saran dari orang lain.. Kejadiannya bisa terjadi sehari-hari di sekitar saya
yang dituliskan dengan angkuhnya seolah olah sosok saya adalah orang yang paling
benar dalam dunia ini, atau bahkan yang paling teraniyaya yang kadang
membuatnya lupa untuk mensyukuri diri.. Kejadian klise dengan bumbu drama yang
mudah dilupakan orang, bahkan membaca ulangnya pun akan membuat badan ini
terpingkal akan kebodohan yang sering dilakukan berulang..
Menurutnya,
hidup ini seperti daun..
Jalani
dengan sepenuh hati, serap semua aspek kehidupan seperti unsur hara dalam
tanah, biarkan kehidupan berjalan seperti penerimaan sinar matahari, olah itu
semua dan sebarlah seperti daun melepaskan oksigen...
Biarkanlah
ini semua menjadi alasan pembenar untuk dirinya.. Karena kisah ini adalah kisah saya, bukan kisah kamu, bukan juga cerita tentang nya..
Selamat menikmati cerita dalam sudut pandang saya!!
Re-write dari blog sebelumnya.